MANGGARAI TIMUR, NUSA FLOBAMORA– Langkah nyata pemerataan akses energi terus melaju di daratan Flores.
PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores sukses merampungkan pembangunan infrastruktur kelistrikan dan menuntaskan uji kelaikan atau Commissioning Test (ComTest) di Dusun Ajang, Desa Rana Kolong, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, pada Selasa (07/07).
Pengujian ini merupakan tahapan krusial untuk memastikan seluruh infrastruktur yang dibangun memenuhi standar teknis, keselamatan, dan keandalan yang tinggi.
Selesainya tahap ini menjadi lampu hijau sebelum PLN resmi menyalakan listrik (energize) bagi sekitar 190 calon pelanggan di wilayah tersebut.
Proses Commissioning Test digarap oleh tim teknis PLN UP2K Flores bersama mitra pelaksana, PT Crisna Pratama Teknik.
Pengujian menyeluruh dilakukan mulai dari jaringan distribusi, gardu, sistem proteksi, hingga kualitas tegangan.
Hasilnya, seluruh sistem dinyatakan lolos uji dan siap mengalirkan arus listrik ke rumah-rumah warga.
Untuk menghadirkan terang di Dusun Ajang, PLN membangun infrastruktur yang andal, meliputi:
Jaringan Tegangan Menengah (JTM): Sepanjang 4,90 kilometer sirkuit (kms).
Jaringan Tegangan Rendah (JTR): Sepanjang 10,75 kilometer sirkuit (kms).
Gardu Distribusi: 2 unit berkapasitas masing-masing 100 kVA.
Proyek yang menjadi bagian dari Program Listrik Desa ini diharapkan membawa perubahan besar bagi nadi kehidupan warga. Kehadiran listrik diproyeksikan mampu mendongkrak kualitas pendidikan, layanan kesehatan, aktivitas sosial-keagamaan, hingga memicu pertumbuhan ekonomi produktif baru di desa.
Kepala Desa Rana Kolong, Yansen Ngambut, menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen PLN yang berhasil mewujudkan impian lama warganya.
“Atas nama pemerintah desa dan masyarakat Dusun Ajang, kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN UP2K Flores. Kelancaran uji coba ini adalah kabar bahagia yang menandakan warga kami akan segera menikmati listrik yang andal,” ungkap Yansen.
Ia berharap interkoneksi ini bisa menjadi katalis kemajuan desa. “Semoga listrik ini bisa membantu anak-anak belajar lebih baik, mendukung fasilitas kesehatan, dan membuka peluang usaha baru yang meningkatkan ekonomi warga,” tambahnya.
Manager PT PLN (Persero) UP2K Flores, Reza Eka Putra, menegaskan bahwa aspek keselamatan dan mutu menjadi prioritas utama PLN sebelum jaringan dioperasikan.
“Keberhasilan ini berkat kerja keras tim, mitra kerja, dan dukungan penuh masyarakat. Kami memastikan infrastruktur ini aman sebelum dialiri arus. Listrik bukan sekadar penerangan, tapi pendorong kualitas hidup dan ekonomi lokal,” jelas Reza.
Senada dengan itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan keadilan energi hingga ke pelosok.
“Program Listrik Desa adalah wujud nyata hadirnya negara melalui PLN untuk memastikan seluruh masyarakat NTT, termasuk di wilayah terpencil, mendapatkan hak yang sama atas listrik berkualitas. Pemerataan ini akan terus kami percepat lewat kolaborasi kuat,” pungkas Eko.
Suksesnya uji kelaikan di Dusun Ajang menjadi tonggak penting dalam mendongkrak rasio elektrifikasi di Kabupaten Manggarai Timur, sekaligus membuka jalan bagi pembangunan yang berkelanjutan di seluruh daratan Flores( *ER)







