KUPANG, NUSA FLOBAMORA—-Langkah kaki anak-anak yatim dhuafa di wilayah Alak dan Sikumana, Kota Kupang, kini terasa lebih ringan dalam menyambut tahun ajaran baru 2026/2027.
Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM), PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban Nusa Tenggara Timur (UP2B NTT) hadir membawa angin segar dengan menyalurkan bantuan dana pendidikan lewat program “Cahaya Pendidikan untuk Masa Depan” pada Selasa (30/06).
Bantuan ini diserahkan langsung kepada 22 anak yatim dhuafa untuk memenuhi kebutuhan dasar sekolah.
Manfaat yang diberikan mencakup pembiayaan administrasi, seragam, perlengkapan belajar, hingga fasilitas penunjang lainnya.
Program ini menjadi bukti nyata kepedulian insan PLN yang tidak hanya fokus menerangi negeri dengan listrik, tetapi juga menerangi masa depan generasi bangsa.
Dana bantuan yang disalurkan merupakan hasil pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari potongan penghasilan pegawai PLN setiap bulan melalui YBM.
Sistem ini membuat penyaluran bantuan menjadi mandiri, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Manager PLN UP2B NTT, Andi Martha Siswahyudi, menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi masa depan yang tidak boleh terputus karena keterbatasan ekonomi.
“Melalui program ini, kami ingin meringankan beban orang tua murid di awal tahun ajaran baru. Kami berharap bantuan ini menjadi pemantik semangat anak-anak untuk terus belajar dan berani merajut cita-cita. Terima kasih kepada seluruh pegawai PLN yang telah mengamanahkan ZIS-nya,” ungkap Andi saat menyerahkan bantuan bersama jajaran manajemen.
Kehadiran tim PLN UP2B NTT disambut hangat oleh pengurus yayasan setempat. Pengurus Yayasan An-Najah Kota Kupang, Ustadz Hariandi, menyampaikan apresiasi terdalamnya atas kepedulian insan PLN.
“Bantuan ini datang di waktu yang sangat tepat saat kebutuhan sekolah sedang melonjak. Ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi suntikan motivasi luar biasa bagi anak-anak agar tetap semangat belajar. Kami berharap sinergi penuh berkah ini terus berlanjut,” tutur Ustadz Hariandi.
Apresiasi senada juga datang dari Ketua Pengurus Yayasan Masjid Darusalam Sikumana Kota Kupang, Ustadz Rasyidin. Ia menilai aksi sosial ini sebagai bentuk kasih sayang yang nyata dan mendoakan kelancaran operasional kelistrikan PLN.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa kepedulian sosial adalah napas yang tak terpisahkan dari komitmen kerja PLN.
“Tugas kami tidak berhenti pada menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan harapan baru di tengah masyarakat. Melalui YBM PLN, kami bergerak bersama untuk berbagi. Semoga adik-adik penerima manfaat termotivasi untuk berkembang menjadi generasi cerdas dan mandiri,” pungkas Eko.
Melalui program berkelanjutan ini, PLN UP2B NTT bersama YBM PLN berkomitmen terus memperkuat tanggung jawab sosial perusahaan. Harapannya, semangat berbagi ini dapat melahirkan investasi sosial jangka panjang demi terciptanya generasi penerus yang berdaya saing tinggi.(*ER)







