KODI BANGEDO, NUSA FLOBAMORA—-Harapan warga Desa Manutoghi, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya untuk menikmati akses energi listrik yang andal kini segera terwujud.
PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sumba sukses merampungkan commissioning test (uji coba pembebanan) jaringan listrik pada Jumat (10/6). Langkah krusial ini menandakan kesiapan seluruh infrastruktur sebelum resmi dialirkan ke rumah warga.
Pembangunan infrastruktur kelistrikan di desa ini mencakup instalasi Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 2,3 kilometer sirkit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 3,6 kms, serta satu unit gardu distribusi berkapasitas 50 kVA.
Seluruh aset fisik tersebut telah melewati rangkaian pengecekan teknis intensif demi menjamin keamanan dan keandalan sistem operasi.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PLN dalam mendorong pemerataan pembangunan melalui elektrifikasi nasional.
“Kami percaya listrik adalah katalisator utama kesejahteraan. Lewat hadirnya listrik di Desa Manutoghi, kami berharap masyarakat dapat mentransformasi aktivitas sehari-hari, mulai dari mendongkrak produktivitas ekonomi rumah tangga hingga mendukung efektivitas belajar generasi muda. Ini adalah misi utama PLN untuk menerangi pelosok negeri demi kemandirian desa,” ujar Eko.
Kehadiran PLN di Desa Manutoghi disambut antusias oleh warga setempat. Kepala Desa Manutoghi, Dominikus Ndara Malli, mengungkapkan bahwa listrik merupakan infrastruktur yang paling dinantikan untuk memacu pertumbuhan wilayah mereka.
“Masyarakat Desa Manutoghi sangat bersyukur dan berterima kasih. Listrik ini bukan sekadar alat penerangan, melainkan simbol kemajuan dan harapan baru.
Kini warga memiliki energi untuk menggerakkan usaha kecil dan beraktivitas di malam hari secara produktif. Ini momen bersejarah bagi desa kami,” ungkap Dominikus.
Di sisi lain, Manager PLN UP2K Sumba, A. Iman Krismanto, mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat selama proses konstruksi berlangsung.
“Keberhasilan uji coba ini merupakan buah dari sinergi semua pihak. Kami berterima kasih atas sikap kooperatif warga selama masa pembangunan. Saat ini jaringan sudah siap 100 persen. Kami mengimbau warga untuk segera mendaftar sebagai pelanggan melalui aplikasi PLN Mobile agar proses penyambungan ke rumah-rumah bisa langsung dijadwalkan,” jelas Iman.
Langkah nyata PLN di Desa Manutoghi menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam mendukung agenda pemerintah meningkatkan rasio elektrifikasi di NTT. Fokus utama diarahkan pada wilayah terpencil yang menantang secara geografis, namun memiliki potensi ekonomi besar untuk dikembangkan.(*/ER)







