NUSA FLOBAMORA— Argentina sukses mengamankan tiket ke partai final Piala Dunia 2026 setelah memetik kemenangan dramatis atas Inggris lewat skor tipis 2-1. Pertempuran sengit babak semifinal ini tersaji di Stadion Atlanta pada Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini membawa La Albiceleste melangkah ke partai puncak untuk menantang Spanyol. Duel raksasa tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion New York New Jersey, East Rutherford, pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Tensi Tinggi Sejak Menit Pertama
Seteru klasik antara Inggris dan Argentina langsung menyuguhkan atmosfer panas sejak peluit pertama dibunyikan. Inggris secara berani meladeni Argentina dengan permainan terbuka. Baru tiga menit laga berjalan, ketegangan langsung memuncak saat Enzo Fernandez melanggar Elliot Anderson di tengah lapangan, memicu adu mulut antarpemain dari kedua kubu.
Hingga 15 menit awal, kedua tim tampil sangat solid dan agresif dalam menekan lawan, membuat aliran serangan kedua tim kerap terputus. Peluang sempat tercipta di menit ke-19 lewat aksi Reece James yang menusuk sisi kiri pertahanan Argentina. Namun, umpan silangnya masih mampu dipatahkan dengan sigap oleh Emiliano Martinez.
Ketatnya lini belakang kedua negara membuat papan skor tetap kaku tanpa satu pun tembakan tepat sasaran hingga jeda hydration break.
Baru pada menit ke-33, Inggris mengancam lewat sundulan John Stones memanfaatkan tendangan bebas Declan Rice, tetapi bola masih menyamping dari target.
Pertandingan yang berjalan dengan intensitas tinggi ini akhirnya membuahkan kartu kuning pertama di menit ke-37 untuk Elliot Anderson akibat menghentikan laju serangan balik Lionel Messi.
Lima menit berselang, giliran Lisandro Martinez yang dihukum kartu kuning setelah terpaksa menarik kaus Morgan Rogers untuk meredam serangan cepat The Three Lions. Babak pertama ditutup dengan skor kacamata 0-0.
Drama Babak Kedua dan Comeback Fantastis
Memasuki paruh kedua, Argentina langsung mengambil inisiatif serangan. Julian Alvarez nyaris memecah kebuntuan lewat tembakan keras di dalam kotak penalti, namun kiper Inggris, Jordan Pickford, melakukan penyelamatan gemilang.
Keasyikan menyerang, gawang Argentina justru kebobolan lebih dulu. Melalui skema serangan balik yang cepat, Morgan Rogers melepaskan umpan matang ke tiang jauh yang langsung disambar dengan sempurna oleh Anthony Gordon. Inggris memimpin 1-0.
Merespons ketertinggalan, pelatih Argentina langsung memasukkan Nico Gonzalez untuk menambah daya gedor. Gonzales hampir menyamakan kedudukan di menit ke-68 jika sundulannya tidak di tepis secara heroik oleh pickfoard.
Demi mempertahankan keunggulan, Inggris memilih bermain defensif dengan memasukkan bek Ezri Konsa di menit ke-72. Sebaliknya, Argentina terus menyuntikkan tenaga baru dengan memasukkan Nicolas Otamendi, Rodrigo De Paul, dan Gonzalo Montiel. Tekanan bertubi-tubi Argentina kembali mengancam lewat sundulan Alexis Mac Allister, tetapi Pickford lagi-liagi tampil kokoh.
Keajaiban Menit Akhir
Tembok tebal Inggris akhirnya runtuh di menit ke-85. Enzo Fernandez melepaskan sepakan roket spekulatif dari luar kotak penalti yang menghujam deras ke gawang Inggris tanpa bisa dijangkau Pickford. Skor berubah menjadi imbang 1-1.
Saat laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan, keajaiban terjadi di masa injury time. Sang maestro, Lionel Messi, melepaskan umpan silang akurat yang mendarat tepat di depan Lautaro Martinez. Dengan tenang, Lautaro menyundul bola ke gawang yang sudah melongo lebar, membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang ditiupkan. Argentina menutup laga dengan kemenangan fantastis dan siap bertarung di final.(*ER)







