Genjot Tata Kelola Sampah, Prodi Teknik Mesin Undana Serahkan Mesin Bottle Press ke Rektorat

KUPANG, NUSA FLOBAMORA—Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik (FST) Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi menyerahkan satu unit mesin pengepres botol dan kaleng (bottle press) kepada pihak Rektorat Undana, Senin (6/7/2026).

Langkah strategis ini merupakan wujud nyata program pengabdian kepada masyarakat sekaligus komitmen nyata dalam mempercepat tata kelola sampah plastik berbasis teknologi tepat guna di lingkungan kampus.

Aset teknologi inovatif tersebut diserahkan langsung oleh tim dosen pengabdian FST yang beranggotakan Ir. Rima Nindia Selan, S.T., M.T., Boy Bistolen, S.T., M.Eng., dan Jemsy Rohi, S.T., M.Eng. Unit mesin penekan limbah anorganik ini diterima secara resmi oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., untuk segera dioperasikan di bawah kendali logistik rektorat.

PANGKAS VOLUME SAMPAH EFISIENSI KAN LOGISTIK PENGANGKUTAN

Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil rekayasa mekanis karya para dosen Teknik Mesin tersebut. Menurutnya, orisinalitas alat ini menjadi solusi mekanis tepat guna yang berdampak masif pada mata rantai pengolahan limbah di area kampus.
Melalui reduksi volume (volume reduction), botol plastik dan kaleng bekas dapat dipres hingga ke ukuran terkecil. Hasilnya, ruang penyimpanan sampah menjadi jauh lebih ringkas, estetika lingkungan terjaga, dan mobilitas pengangkutan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi jauh lebih efisien.

“Alat ini sangat inovatif karena mampu mempercepat proses pengolahan sampah. Botol plastik maupun kaleng yang sudah dipres akan jauh lebih mudah ditangani pada proses sirkular selanjutnya. Saya berharap teknologi seperti ini bisa diadopsi dan dimiliki oleh setiap fakultas di lingkungan Undana agar pengelolaan sampah kampus berjalan lebih masif dan efektif,” ujar Prof. Jefri Bale, Senin (6/7/2026).

Ketua Tim Pengabdian FST, Ir. Rima Nindia Selan, M.T., menjelaskan bahwa rancang bangun mesin ini didasari oleh riset koridor kampus yang belum memiliki alat pemadat limbah anorganik mandiri di hulu. Sebelum mesin ini direplikasi secara massal untuk dikirim ke lokasi pengabdian eksternal di Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, tim menyerahkan unit perdana ini ke rektorat sebagai sarana edukasi pemilahan sampah organik, anorganik, residu, dan elektronik bagi sivitas akademika.

Ketua Tim Pengabdian FST, Ir. Rima Nindia Selan, M.T.,
Mematikan Ongkos Tinggi Logistik Limbah dan Menepis Stigma Menara Gading

Penyerahan inovasi mesin bottle press oleh Prodi Teknik Mesin FST ke Rektorat Undana ini membawa dampak praktis dan ekonomi yang sangat signifikan bagi tata kelola operasional Kampus Undana. Selama ini, kampus-kampus besar di daerah membuang anggaran operasional hingga puluhan juta rupiah per bulan hanya untuk ongkos logistik pengangkutan sampah. Sifat fisik botol plastik dan kaleng yang berongga besar (bulky) membuat truk pengangkut sampah cepat penuh oleh “ruang kosong/udara”, sehingga frekuensi bolak-balik truk ke TPA menjadi sangat tinggi dan boros bahan bakar minyak (BBM).

Kondisi ini diperparah oleh potret ironis di mana fakultas teknik sering kali dicap hanya piawai memproduksi teori rumus di atas kertas tanpa mampu menyelesaikan problem sampah di halaman rumahnya sendiri.

Melalui intervensi teknologi mekanis bottle press ini, Undana secara radikal sedang memangkas inefisiensi logistik tersebut.

Dampak jangka panjangnya, reduksi volume sampah plastik hingga 80 persen dari bentuk semula akan menghemat ruang truk sampah secara drastis, menurunkan biaya bahan bakar armada, dan memotong anggaran kebersihan universitas secara signifikan. Penghematan kas ini dapat dialihkan untuk mendanai program riset lingkungan lainnya. Lebih dari itu, keberhasilan ini menepis stigma menara gading dengan membuktikan bahwa laboratorium Teknik Mesin Undana mampu memproduksi teknologi tepat guna komersial yang mandiri, solutif, dan berdampak langsung pada kelestarian ekologis internal maupun eksternal bumi Flobamora. (Alk/ ER)