Antisipasi Gangguan, PLN Optimalkan Kinerja Gardu Induk Rangko di Labuan Bajo

LABUAN BAJO, NUSA FLOBAMORA—-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Flores Barat, PLN sukses melaksanakan pemeliharaan dua tahunan Transformer Tenaga (TFT) dan peralatan incoming di Gardu Induk (GI) Rangko, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Selasa (23/06).

Perawatan berkala ini bertujuan memastikan seluruh komponen utama gardu induk beroperasi optimal. Dengan demikian, sistem kelistrikan tetap kokoh dalam menopang kebutuhan harian warga serta memutar roda ekonomi di Pulau Flores.

Objek pemeliharaan intensif ini mencakup Transformer Tenaga (TFT), Pemutus Tenaga (PMT) 70 kV, Lightning Arrester (LA), Current Transformer (CT), Disconnecting Switch (DS), sistem proteksi, hingga peralatan incoming.

Tim teknis di lapangan tidak hanya memeriksa kondisi fisik komponen, tetapi juga menggelar serangkaian pengujian teknis dan inspeksi mendalam. Proses ini penting untuk memastikan seluruh aset transmisi memenuhi standar operasional, keselamatan, dan keandalan ketat yang ditetapkan PLN.

Langkah preventif tersebut efektif meminimalkan risiko gangguan sekaligus memperpanjang usia pakai peralatan.

Sebelum bekerja, seluruh personel wajib mengikuti safety briefing. Proses pengerjaan kemudian dilanjutkan dengan pembebasan tegangan, pengecekan area, pemasangan grounding, hingga verifikasi keamanan lokasi kerja.

Penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi prioritas mutlak sepanjang aktivitas berlangsung.

Pengawas Pekerjaan, Rocky Neldon Galla, menjelaskan bahwa pemeliharaan rutin adalah kunci menjaga performa terbaik sistem transmisi.

“Lewat pengujian berkala ini, kami bisa mendeteksi dini potensi penurunan fungsi alat sebelum terjadi gangguan. Jika kondisi peralatan optimal, distribusi listrik ke rumah-rumah warga pasti jauh lebih stabil,” jelas Rocky.

Manager PLN ULTG Flores Barat, Reza Bagus Nugrahardiyono, menambahkan bahwa perawatan aset strategis adalah pilar utama dalam menjaga kualitas layanan PLN.

“Keandalan listrik tidak melulu soal membangun infrastruktur baru, tetapi juga merawat yang sudah ada secara konsisten.

“Kami memastikan aset transmisi ini selalu prima demi mendukung kebutuhan listrik masyarakat secara berkelanjutan,” tutur Reza.

Apresiasi senada disampaikan General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono. Menurutnya, keberhasilan ini adalah buah dari profesionalisme seluruh insan PLN dalam mengelola infrastruktur kelistrikan.
“Pemeliharaan di GI Rangko ini menjadi bukti nyata kehadiran PLN untuk pelanggan.

” Kami berharap sistem yang andal mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, mengoptimalkan pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Flores serta NTT pada umumnya,” pungkas Eko.

Melalui agenda pemeliharaan dua tahunan ini, PLN sukses memperkuat sistem transmisi di Flores. Pasokan listrik kini siap mengalir lebih aman, stabil, dan prima untuk mendukung aktivitas masyarakat serta pembangunan daerah(*/ER) .