KUPANG, NUSA FLOBAMORA—-Berkomitmen penuh menjaga stabilitas energi nasional, PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Kupang sukses merampungkan dua agenda pemeliharaan korektif pada jaringan transmisi strategis berkapasitas 150 kV di wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Respons cepat ini menjadi langkah taktis PLN dalam memperkuat keandalan pasokan listrik bagi masyarakat luas, sekaligus mengamankan jalannya momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Aksi preventif yang berbasis pada hasil inspeksi berkala (condition-based maintenance) ini difokuskan pada dua titik infrastruktur vital:
1.SUTT 150 kV Panaf–Bolok (Tower 01 Line #1): Tim teknis berhasil melakukan penggantian komponen isolator yang mengalami anomali serta meremajakan stringset korosif pada Fasa S2, T1, dan T2 (Eksekusi pada 21 Juli 2026).
2.Gardu Induk (GI) Tenau 150 kV (Bay Bolok #1): Langkah sterilisasi dilakukan dengan membersihkan sarang burung pada area Disconnecting Switch (DS) Line, DS Bus 1, dan DS Bus 2. Sebagai bentuk proteksi jangka panjang, PLN juga memasang perangkat canggih penangkal sarang burung (anti-bird nesting device) pada 22 Juli 2026.
Akurasi dan keselamatan menjadi fondasi utama dalam proyek ini. Seluruh rangkaian pengerjaan dijalankan di bawah protokol Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang super ketat—dimulai dari safety briefing yang komprehensif, pembebasan serta verifikasi tegangan, hingga tahap uji akhir (final check) sebelum sistem kelistrikan dinormalkan kembali ke grid utama.
Manager PT PLN (Persero) ULTG Kupang, Patricko Valentino Radjah, menegaskan bahwa kecepatan eksekusi terhadap setiap anomali di lapangan merupakan harga mati demi mencegah potensi gangguan distribusi.
“Keandalan sistem transmisi tidak instan, melainkan buah dari manajemen pemeliharaan yang disiplin dan responsif. Melalui intervensi korektif ini, kami memastikan seluruh aset transmisi berada dalam performa puncak. Ini adalah persembahan kami agar masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang aman dan andal, khususnya dalam menyambut semarak HUT ke-81 RI,” ujar Patricko.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT, F. Eko Sulistyono, menggarisbawahi bahwa merawat fondasi infrastruktur kelistrikan yang sudah ada memiliki urgensi yang setara dengan membangun jaringan baru.
“Konsistensi dalam memitigasi risiko aset adalah kunci utama keberlanjutan energi. Dengan perpaduan inspeksi berbasis kondisi yang akurat serta disiplin K3 yang tinggi, PLN berkomitmen menjaga denyut nadi transmisi tetap optimal. Hal ini krusial untuk mendukung seluruh lini aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga akselerasi pertumbuhan ekonomi di wilayah NTT,” pungkas Eko.
Lewat keberhasilan penuntasan pengerjaan interkoneksi ini, PLN UPT Kupang optimis dapat terus mengalirkan energi kebaikan yang stabil, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat di bumi Nusa Tenggara Timur.(*/ER)







