Meneladani Kartini, Perempuan-Perempuan Hebat di Balik Terangnya Bumi Flobamora

Srikandi-srikandi tangguh PLN NTT yang selalu terlibat aktif dalam menghadirkan cahaya untuk Bumi Flobamora

KUPANG.NUSA FLOBAMORA—–Memperingati Hari Kartini, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) memberikan apresiasi tinggi bagi peran krusial para perempuan tangguh yang dijuluki Srikandi PLN.

Di tengah tantangan geografis NTT yang menantang, para “Kartini Modern” ini membuktikan bahwa dedikasi dalam menjaga keandalan listrik hingga ke beranda terdepan negeri tidak mengenal batas gender.

General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono menegaskan bahwa semangat Kartini di lingkungan PLN NTT bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan manifestasi aksi nyata di lapangan.

Saat ini, perempuan semakin mendominasi posisi strategis, mulai dari insinyur pemeliharaan pembangkit, pengawas jaringan di medan berat, hingga garda terdepan pelayanan pelanggan.

“Perempuan di PLN NTT bukan sekadar pelengkap; mereka adalah penggerak utama. Kami menyaksikan sendiri bagaimana para Srikandi ini menaklukkan perbukitan dan menyeberangi pulau demi memastikan rasio elektrifikasi di NTT terus meningkat,” ujar Eko.

Peran para Srikandi ini terfokus pada tiga pilar utama yang menyokong kedaulatan energi di NTT:

1. Keandalan Teknis : Memastikan infrastruktur kelistrikan tetap prima, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem di wilayah kepulauan.

2. Pemberdayaan Masyarakat: Melalui program Electrifying Agriculture dan pembinaan UMKM, mereka mendampingi kelompok perempuan di perdesaan untuk mengoptimalkan listrik demi produktivitas ekonomi.

3.Kepemimpinan Berbasis Empati : Membawa pendekatan humanis dalam pelayanan pelanggan dan manajemen tim, menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan kolaboratif.

Pramita Dewi, seorang Srikandi yang bertugas di bagian pemeliharaan jaringan transmisi pada PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Flores Timur, berbagi kisahnya. Baginya, tantangan terbesar bukanlah keterbatasan fisik, melainkan pembuktian kompetensi.

“Berada di atas menara transmisi puluhan meter dari permukaan tanah adalah keseharian kami. Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan PLN NTT mampu berkontribusi langsung dalam kedaulatan energi. Listrik yang menyala di rumah warga adalah kepuasan yang tak ternilai,” ungkap Pramita dengan bangga.

Senada dengan itu, Novita Wulansari Labu, putri daerah NTT yang bertugas di bagian administrasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), menekankan pentingnya integritas di balik layar.

“Mengabdi untuk tanah kelahiran adalah kehormatan. Melalui ketelitian administrasi dan program sosial, saya memastikan kehadiran PLN dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Kami bekerja agar energi listrik tidak hanya menjangkau rumah, tapi juga menggerakkan ekonomi dan mencerahkan masa depan NTT,” pungkas Novita.

Komitmen Berkelanjutan PT PLN (Persero) UIW NTT berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal, bersih, dan berkelanjutan.

Dengan semangat transformasi dan inovasi energi terbarukan, PLN NTT bersama para Srikandinya terus melangkah maju demi mewujudkan Bumi Flobamora yang terang, mandiri, dan sejahtera.(*/ER)