Kawal Momen Sejarah, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip di Hari Lahir Pancasila dan Kunjungan Mensos di Ende

ENDE, NUSA FLOBAMORA—PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur sukses mengawal seluruh rangkaian Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Barat, PLN memastikan pasokan listrik berjalan aman, andal, dan tanpa kedip.

Performa kelistrikan yang prima ini juga berhasil mendukung kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia serta Gubernur NTT di Bumi Pancasila, Kabupaten Ende, Senin (1/6).

Sebagai kota bersejarah tempat Bung Karno merenungkan gagasan Pancasila, Kabupaten Ende kembali menjadi pusat perhatian nasional.

Guna mendukung kelancaran momen kenegaraan yang sakral ini, PLN menerapkan sistem pengamanan berlapis di sejumlah lokasi prioritas untuk menjamin pasokan energi tanpa putus.

General Manager PT PLN (Persero) UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa pengamanan kelistrikan ini merupakan bentuk penghormatan dan komitmen PLN dalam mengawal sejarah bangsa. PLN tidak hanya menghadirkan terang secara fisik, tetapi juga ikut menjaga nilai-nilai luhur Pancasila lewat keandalan energi.

“Momen Hari Lahir Pancasila di Ende memiliki nilai historis dan spiritual yang mendalam bagi bangsa Indonesia. Menjadi komitmen utama kami di PLN UIW NTT untuk memberikan pengawalan kelistrikan terbaik tanpa kompromi. Kami bersyukur, kerja keras seluruh personel di lapangan membuat listrik andal tanpa kedip, sehingga agenda nasional serta kunjungan Mensos RI dan Gubernur NTT berjalan khidmat,” ujar Eko.

Untuk memastikan kesiapan sistem, lebih dari 20 personel siaga diterjunkan penuh di titik-titik utama. Lokasi tersebut meliputi Taman Renungan Bung Karno, Bandara H. Hasan Aroeboesman, Rumah Pengasingan Bung Karno, Lapangan Pancasila, RSUD Ende, hingga Rumah Jabatan Bupati Ende.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Flores Bagian Barat, Eki Putra, menjelaskan bahwa infrastruktur kelistrikan menggunakan sistem suplai utama dan cadangan (backup) di setiap lokasi vital. PLN menyiagakan peralatan pendukung mutakhir berupa Uninterruptible Power Supply (UPS) kapasitas 10 kVA dan 30 kVA, genset PLN 8 kVA dan 35 kVA, serta kolaborasi genset pelanggan berkapasitas 150 kVA hingga 250 kVA.

“Kami menerapkan pengamanan berlapis mulai dari penyulang utama, penyulang cadangan, hingga kesiapan teknologi UPS dan genset di titik vital. Tim lapangan juga melakukan inspeksi infrastruktur berkala serta memantau beban sistem secara real-time melalui Posko Siaga Kelistrikan ULP Ende agar bisa merespons cepat setiap potensi gangguan,” jelas Eki.

Kesiapan penuh jajaran PLN ini mendapat apresiasi mendalam dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi NTT, Noldy Hosea Pelokilla, menyampaikan terima kasih atas dedikasi tanpa lelah para petugas di lapangan.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kontribusi luar biasa PLN dalam menyukseskan perayaan Hari Lahir Pancasila 1 Juni ini. Listrik yang andal sepanjang acara sangat berarti bagi kekhidmatan momen ini. Kami berharap sinergi erat antara PLN, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terus berjalan harmonis demi mendukung agenda nasional dan percepatan pembangunan di NTT,” ungkap Noldy.

Berdasarkan data pantauan terkini di Posko Siaga PLN UP3 Flores Bagian Barat, seluruh indikator kelistrikan selama perayaan berada dalam kondisi aman dan bebas gangguan.

Lewat keberhasilan ini, PLN kembali membuktikan komitmennya untuk hadir nyata di tengah masyarakat, menjaga keandalan listrik, dan memberikan pelayanan terbaik di Bumi Flobamora(*/ER)