KUPANG, NUSA FLOBAMORA—-Pasangan Gubernur NTT Imanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran pemuda dan perempuan pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lewat Pidato Pembangunan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT secara konsisten menempatkan kedua elemen masyarakat ini sebagai motor penggerak utama kreativitas lokal.
Sepanjang tahun 2026, Pemprov NTT sukses menggulirkan berbagai program strategis, mulai dari pelatihan inkubator bisnis, youth campaign, hingga pengembangan ekonomi kreatif.

Inisiatif ini tercatat telah menjangkau lebih dari 1.200 peserta di 18 kabupaten/kota, sekaligus berhasil mendorong lahirnya wirausaha baru dan memperkuat sektor UMKM yang berkelanjutan.
“Pemuda dan perempuan bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama penggerak ekonomi kreatif dan perubahan sosial di NTT,” ujar Gubernur NTT dengan tegas dalam pidatonya.
Sebagai langkah nyata, pelatihan ekonomi kreatif berbasis desa wisata kini telah menyasar para pelaku UMKM di sejumlah wilayah strategis, termasuk Kabupaten Kupang, Ende, Flores Timur, Sumba Barat Daya, Alor, dan Rote Ndao.
Program ini berhasil melejitkan berbagai produk unggulan daerah, seperti kopi lokal, jagung titi, olahan ikan, hingga bumbu khas Nusantara.
Tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi, program ini juga diintegrasikan secara masif dengan kampanye isu-isu sosial.
Langkah preventif terus digalakkan guna menekan angka pernikahan dini, pencegahan peredaran narkoba, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), serta menolak keras kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Pemprov NTT berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program ini ke seluruh kabupaten dan kota lainnya demi mewujudkan NTT yang maju dan sejahtera.( ER)







