Buka Peluang Kerja Anak Muda, Kementan Perkuat Program Kewirausahaan Pertanian di NTT

KUPANG, NUSA FLOBAMORA– Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya regenerasi petani melalui pengembangan kewirausahaan dan peningkatan kesempatan kerja bagi generasi muda.

Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Proyek Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Scaling-up Intervention (YESS-SI) yang diselenggarakan SMK Pertanian Pembangunan Negeri (SMK PP N) Kupang selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (15/7/2026).

Kegiatan ini menjadi tahap awal untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta membangun sinergi antarpemangku kepentingan menjelang implementasi Proyek YESS-SI di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Manggarai Barat sebagai wilayah sasaran.

Sosialisasi dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Kupang, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, penyuluh pertanian, instansi teknis terkait, serta jajaran SMK PP N Kupang.

Hadir pula sebagai narasumber Konsultan Proyek YESS-SI Basuki Setiabudi dan Rani Mutiara Chaidirsyah, serta Deputi Manajer Teknis National Project Management Unit (NPMU), Andi Warnaen, yang memaparkan arah kebijakan, mekanisme pelaksanaan, hingga strategi implementasi proyek di daerah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa regenerasi petani merupakan agenda strategis dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang maju dan berkelanjutan.

Menurutnya, generasi muda harus diberikan ruang untuk berkembang melalui berbagai program yang mendorong inovasi, kewirausahaan, dan pemanfaatan teknologi.

“Pertanian Indonesia membutuhkan lebih banyak generasi muda yang berani berinovasi, menguasai teknologi, dan membangun usaha yang berdaya saing. Pemerintah akan terus memperkuat program pemberdayaan pemuda agar sektor pertanian menjadi pilihan karier yang menjanjikan sekaligus mampu mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan, YESS-SI merupakan kelanjutan dari keberhasilan Program YESS yang telah berjalan sebelumnya.

Program ini dirancang untuk memperluas dampak pemberdayaan pemuda melalui pendidikan vokasi, pelatihan, pendampingan usaha, serta penguatan ekosistem kewirausahaan pertanian.

“Melalui YESS-SI, kami ingin memastikan semakin banyak pemuda memiliki kompetensi, jiwa kewirausahaan, dan akses terhadap peluang usaha pertanian. Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan seluruh mitra menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujar Arsanti.

Dalam pemaparannya, Andi Warnaen menjelaskan bahwa Proyek YESS-SI akan berfokus pada peningkatan kapasitas generasi muda melalui pelatihan, pendampingan usaha, pengembangan kelembagaan, serta perluasan akses terhadap peluang usaha dan lapangan kerja di sektor pertanian.

Implementasi program juga mengedepankan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan vokasi, dunia usaha, dan masyarakat.

Sementara itu, Konsultan Proyek YESS-SI menekankan pentingnya koordinasi antarpemangku kepentingan sejak tahap perencanaan hingga monitoring dan evaluasi agar pelaksanaan program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Provinsi NTT, SMK PP N Kupang memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan pelaksanaan Proyek YESS-SI di tingkat provinsi.

Selain sebagai lembaga pendidikan vokasi pertanian, SMK PP N Kupang juga menjadi pusat kolaborasi dalam mencetak wirausaha muda pertanian yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing.

Melalui sosialisasi ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan memiliki pemahaman dan komitmen yang sama terhadap tujuan, mekanisme, serta pembagian peran dalam pelaksanaan proyek.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan mitra pembangunan, implementasi YESS-SI di Nusa Tenggara Timur diharapkan mampu meningkatkan kapasitas generasi muda, memperkuat kewirausahaan pertanian, serta menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Manggarai Barat.(* Rilis SMK PP Negeri Kupang/ ER)