SUMBA BARAT DAYA, NUSA FLOBAMORA—–Memperingati Hari Pelanggan Nasional, PT PLN (Persero) memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Sumba. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis antara PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui ULP Sumba Jaya, dan PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara melalui ULPL Waingapu.
Sinergi lintas unit tersebut diimplementasikan melalui pemeliharaan preventif kubikel 20 kV dan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 1 Megawatt (MW) di PLTD Weetabula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kamis (10/9).
Langkah ini diproyeksikan mampu menjamin pasokan listrik yang aman, andal, dan minim gangguan bagi seluruh pelanggan.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menyampaikan bahwa penguatan infrastruktur ini merupakan wujud komitmen PLN dalam menghadirkan pelayanan terbaik dan merata di NTT.
“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum krusial bagi kami untuk memberikan apresiasi nyata lewat peningkatan kualitas layanan. Kolaborasi ini memastikan pasokan listrik di Sumba Barat Daya tetap andal untuk menopang percepatan pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Eko.
Melalui tambahan 1 MW tersebut, kapasitas terpasang di PLTD Weetabula kini naik dari 7,95 MW menjadi 8,95 MW. Penambahan margin daya ini memperkuat cadangan listrik daerah sekaligus memastikan kecukupan pasokan untuk aktivitas ekonomi, fasilitas publik, hingga kebutuhan rumah tangga.
Selain menambah daya, tim gabungan juga melakukan pemeliharaan menyeluruh pada kubikel 20 kV sebagai bagian dari sistem proteksi distribusi tegangan menengah. Pemeliharaan mencakup pemeriksaan komponen, pembersihan, pengujian fungsi proteksi, hingga evaluasi guna mencegah potensi gangguan mendadak.
Manager ULP Sumba Jaya, Septifan A. Arcalaus Silfeto, menegaskan bahwa keandalan sistem listrik adalah prioritas utama demi kepuasan pelanggan.
“Pemeliharaan kubikel 20 kV ini merupakan langkah preventif agar infrastruktur distribusi bekerja dalam kondisi puncak. Sinergi dengan unit pembangkitan menjadi kunci mengantisipasi gangguan,” ujar Septifan.
Senada dengan itu, Manager PLN UP3 Sumba, Ronald Tilmans, turut mengapresiasi kolaborasi erat di lapangan ini.
“Pemeliharaan peralatan dan penambahan kapasitas pembangkit ini adalah wujud nyata kepedulian kami. PLN berkomitmen menghadirkan layanan listrik yang berkualitas untuk mendampingi pertumbuhan masyarakat Sumba,” ungkap Ronald.
Dalam pelaksanaannya, PLN menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat. Seluruh personel dibekali Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan bekerja sesuai SOP demi memastikan keamanan jaringan serta keselamatan pekerja.(* ER)







