KUPANG, NUSA FLOBAMORA—Momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi pemacu bagi PT PLN (Persero) untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat.
Di balik nyala terang yang dinikmati pelanggan setiap hari, terdapat sistem proteksi yang bekerja siaga sebagai “sabuk pengaman” untuk merespons dan mengamankan jaringan secara instan saat terjadi anomali.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memberikan layanan terbaik, PLN melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Kupang melaksanakan pemeliharaan preventif berupa penggantian relay proteksi pada Bay Line Tenau #2 Gardu Induk (GI) Bolok 150 kV, Senin (7/9).
Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sistem transmisi yang menyokong penyaluran tenaga listrik di Sistem Timor.
Sebelum pekerjaan dimulai, tim ULTG Kupang menggelar safety briefing, pencatatan parameter awal, serta penyiapan prosedur pengamanan yang ketat. Seluruh tahapan dikerjakan dengan memegang teguh prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta keandalan sistem.
Pekerjaan di lapangan meliputi pelepasan relay existing, kabel pasokan (wiring supply), arus dan tegangan, hingga masukan dan keluaran biner (binary input/output). Setelah itu, tim memasang relay serta layar LCD baru beserta jaringan kabel pendukungnya, sebelum masuk ke tahap pengujian fungsi dan komunikasi peralatan.
Guna memastikan peralatan bekerja presisi sesuai standar, tim melakukan serangkaian pengujian intensif. Mulai dari metering relay, function test, intertrip, hingga pengujian Point to Point (PTP) SCADA.
Tahapan ini sangat krusial untuk memastikan sistem proteksi sanggup mendeteksi gangguan secara akurat, memberi perintah pengamanan instan, serta terhubung penuh dengan pusat pemantauan dan pengendalian (master station).
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa pembaruan sistem proteksi ini merupakan perwujudan komitmen PLN dalam memberikan kepuasan dan kenyamanan terbaik bagi pelanggan.
“Semangat Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi kami untuk selalu memberikan pelayanan terbaik. Keandalan listrik yang dirasakan pelanggan di rumah maupun tempat usaha berawal dari kesiapan seluruh infrastruktur, termasuk sistem proteksinya. Karena itu, setiap peralatan kami pastikan bekerja cepat, akurat, dan terintegrasi agar masyarakat dapat menikmati listrik yang aman tanpa kendala,” ujar Eko.
Sementara itu, Manager ULTG Kupang, Patricko Valentino Radjah, menyampaikan bahwa penguatan proteksi pada Line Tenau #2 ini merupakan bentuk kesiapsiagaan tim di lapangan dalam menjaga kepercayaan pelanggan.
“Semua tahapan, mulai dari pengamanan lokasi, penggantian komponen, hingga pengujian akhir, kami lakukan secara menyeluruh dan teliti. Fokus kami adalah memastikan sistem proteksi Line Tenau #2 bekerja optimal demi kenyamanan pelanggan, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel,” ungkap Patricko.
Seluruh rangkaian pekerjaan berhasil diselesaikan dengan aman dan lancar. Setelah pemeriksaan akhir (final check) dan pencatatan parameter pascapekerjaan, Bay Line Tenau #2 resmi dinormalkan kembali pada pukul 16.05 WITA.
Melalui pemeliharaan dan penguatan infrastruktur secara berkelanjutan, PLN terus berkomitmen memberikan apresiasi terbaik kepada masyarakat melalui peningkatan kualitas keandalan listrik.
Dengan begitu, pasokan energi listrik dapat terus menopang aktivitas harian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Timur(.* ER)







