KUPANG, NUSA FLOBAMORA—Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) wajib bertransformasi menjadi mesin utama penggerak ekonomi daerah dan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan justru menjadi beban yang terus-menerus bergantung pada suntikan modal pemerintah.
Hal tersebut ditegaskan Gubernur Melki Laka Lena selaku pemegang saham pengendali saat melantik jajaran Dewan Komisaris PT Flobamor( Perseroda) dan PT Kawasan Industri Bolok ( Perseroda ) masa bakti 2026-2030. Direksi PT Flobamor ( Perseroda) dan PT Industri Bolok ( Perseroda) masa bakti 2026-2031 serta Direktur Kepatuhan Bank NTT masa bakti 2026- 2031 di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Selasa (26/5/2026) sore.
Daftar Pejabat BUMD NTT yang Dilantik
Revi Adiana Silawati: Direktur Kepatuhan BPD NTT
Fredrik Lukas Benu: Komisaris Independen PT KIB
Daniel Tonu: Komisaris Independen PT KIB
Rusyanto Nehemia Constatin Hiskia: Direktur Utama PT KIB
Kretisana Jagi: Direktur Keuangan & Operasional PT KIB
Grace Lusiana Beeh: Direktur Kerja Sama & Pengembangan Usaha PT KIB
Semuel Halundaka: Komisaris Independen PT Flobamor
Sonny Supersemar Pellokila: Komisaris Independen PT Flobamor
Dominggus Elcid Li: Direktur Utama PT Flobamor
Maxi Julians Rihi Dara: Direktur Keuangan & Operasional PT Flobamor
Leonardo Adiyanto Waleng: Direktur Pengembangan PT Flobamor
Fransiskus Kasmir Nuryadin Bata: Direktur Pengadaan Barang & Jasa PT Flobamor
Yose Rizal: Direktur Pengembangan Usaha PT Flobamor
Tiga Mandat Utama Gubernur Melki Laka Lena
1. Kawasan Industri Bolok (KIB) Jadi Pusat Investasi
KIB dilarang sekadar menjadi pemilik aset lahan kosong. Manajemen baru wajib menyusun rencana bisnis agresif untuk menarik calon investor, menghidupkan aktivitas logistik, dan menyerap tenaga kerja lokal lewat kemitraan UMKM.
2. PT Flobamor Wajib Inovatif
Sebagai BUMD aneka usaha, PT Flobamor harus jeli menangkap peluang di sektor strategis. Mulai dari perdagangan, pangan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif dengan strategi bisnis yang adaptif dan disiplin.
3. Bank NTT Perkuat Integritas & Digitalisasi
Fungsi kepatuhan merupakan jantung perbankan. Modernisasi dan ekspansi digital Bank NTT harus berjalan beriringan dengan manajemen risiko yang ketat demi menjaga kepercayaan publik.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma, Plh. Sekda NTT Flori Rita Wuisan, jajaran DPRD, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT.( ER)






