PLN NTT Pulihkan 100 persen Kelistrikan Flores Pascagempa M7,7 Sembari Salurkan Bantuan PLN Peduli

KUPANG, NUSA FLOBAMORA– PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan di Pulau Flores dan pulau-pulau kecil di sekitarnya pasca-gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Laut Flores pada 15 Agustus 2026 lalu.

Seiring dengan selesainya pemulihan infrastruktur tersebut, masa siaga bencana resmi berakhir.
Masa Siaga Bencana ini ditetapkan sejak hari pertama gempa terjadi hingga 28 September 2026. Selama periode tanggap darurat tersebut, ratusan personel PLN dikerahkan tanpa henti di lapangan untuk menormalkan kembali jaringan listrik sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan program “PLN Peduli” di 9 kabupaten terdampak.

Adapun wilayah penyerahan bantuan mencakup Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, hingga Lembata.

Bantuan kemanusiaan yang disalurkan berfokus pada tiga aspek utama:
1. Kebutuhan Dasar & Pengungsian: Sembako, obat-obatan, perlengkapan ibu dan anak, alat kebersihan, serta fasilitas tenda darurat, terpal, kasur, dan selimut.

2. Dukungan Energi Posko: Penyaluran token listrik gratis untuk menopang seluruh aktivitas dan operasional di posko-posko pengungsian utama.

3. Dukungan Psikososial & Edukasi: Program pemulihan trauma (trauma healing) untuk anak-anak korban gempa serta penyediaan buku bacaan di lokasi pengungsian.

Aksi cepat tanggap ini lahir dari kolaborasi erat keluarga besar PLN di seluruh Indonesia. Mulai dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIW NTT dan PLN UIP Nusa Tenggara, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, Persekutuan Rohani Kristen (PEROKRIS), Serikat Pekerja (SP) PLN, Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN, hingga Institut Teknologi PLN (ITPLN).

Penyerahan bantuan di lapangan dieksekusi langsung oleh unit operasional teknis seperti UP3 Flores Bagian Barat, UP3 Flores Bagian Timur, serta ULTG Flores Barat dan Timur.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistiyono, menegaskan bahwa kesiapan penuh PLN sejak hari pertama bencana merupakan wujud tanggung jawab moral perusahaan terhadap masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus bergerak bersama pemerintah daerah dan warga dalam menghadapi dampak gempa Flores. Seluruh tim bekerja nonstop demi pemulihan sistem kelistrikan dan penyaluran bantuan. Kami memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal agar seluruh proses pemulihan sosial ekonomi berjalan lancar,” ujar Eko.

Ia berharap dukungan ini dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat pemulihan di daratan Flores.

Langkah cepat PLN mendapat apresiasi tinggi dari Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena. Atas nama Pemerintah Provinsi, Melki menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang tulus kepada seluruh insan PLN.

“Sejak hari pertama bencana hingga berakhirnya masa siaga, rekan-rekan PLN bergerak cepat dan bekerja luar biasa demi memastikan listrik kembali menyala dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga. Sukses untuk seluruh insan PLN. Mari terus maju membangun negeri dan Nusa Tenggara Timur melalui layanan kelistrikan yang andal,” ungkap Melki.

Apresiasi senada juga datang dari Penjabat Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris. Menurutnya, koordinasi intensif antara PLN dan pemerintah daerah sangat membantu efektivitas penanganan tanggap darurat di wilayahnya.

Melalui sinergi yang kokoh bersama pemangku kepentingan dan seluruh elemen masyarakat, PLN berkomitmen untuk terus mengawal stabilitas kelistrikan agar masyarakat Flores dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan sosial ekonomi pascagempa.(*ER)