KUPANG. NUSA FLOBAMORA– Universitas Nusa Cendana (Undana) secara resmi mengalokasikan dana bantuan senilai masing – masing Rp1 miliar per wilayah untuk mendukung program “Riset Berdampak” di delapan wilayah pemerintah daerah (Pemda) Nusa Tenggara Timur.
Langkah berani ini diambil sebagai upaya nyata universitas untuk keluar dari sekat akademik dan memberikan solusi langsung terhadap tantangan pembangunan di tingkat akar rumput.
Penyerahan bantuan dana riset serta penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut menjadi agenda utama dalam hari kedua Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Undana 2026 yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Selasa (24/2).
Riset Multidisiplin sebagai Solusi Daerah
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak boleh lagi menjadi “menara gading” yang terisolasi dari persoalan masyarakat.
Melalui skema Riset Berdampak, Undana berkomitmen mengarahkan kepakaran para akademisinya untuk melakukan riset multidisiplin yang fokus pada isu prioritas daerah.
“Kami menyadari bahwa hasil riset harus mampu memberi solusi nyata. Setiap rupiah yang dialokasikan harus berdampak pada tantangan lokal yang ada di setiap kabupaten dan kota,” ujar Prof. Jefri Bale.
Sinergi Strategis dengan Delapan Pemda
Dukungan dana riset tersebut diserahkan kepada Pemerintah Provinsi NTT, serta tujuh pemerintah kabupaten/kota, yakni Pemerintah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Timor Tengah Selatan (TTS), Sumba Timur, Sumba Tengah, dan Ngada.
Inisiatif ini disambut baik oleh Pemerintah Provinsi NTT. Plt. Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda NTT, Drs. Kanisius H. M. Mau, M.Si., menyebut langkah Undana sebagai terobosan revolusioner bagi transformasi ekonomi kerakyatan di NTT.
“Kami membuka pintu seluas-luasnya bagi seluruh kabupaten/kota untuk memanfaatkan kepakaran Undana dalam mempercepat pembangunan di daerah,” ungkap Kanisius saat membacakan sambutan Gubernur NTT.
Ekspansi Kerja Sama Hingga Timor Leste
Selain penguatan riset domestik, Undana juga memperluas jejaring internasional dengan menandatangani MoU bersama Universidade Católica Timorense, Timor Leste.
Di tingkat lokal, kolaborasi diperkuat melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis yang melibatkan hampir seluruh fakultas di Undana dengan berbagai dinas terkait di wilayah NTT serta PKS Undana bersama PT.Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kupang.”
Runtuhkan “Menara Gading”, Undana Kucurkan Rp8 Miliar untuk Riset Berdampak di NTT
Inisiatif ini disambut baik oleh Pemerintah Provinsi NTT. Plt. Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda NTT, Drs. Kanisius H. M. Mau, M.Si., menyebut langkah Undana sebagai terobosan revolusioner bagi transformasi ekonomi kerakyatan di NTT.
“Kami membuka pintu seluas-luasnya bagi seluruh kabupaten/kota untuk memanfaatkan kepakaran Undana dalam mempercepat pembangunan di daerah,” ungkap Kanisius saat membacakan sambutan Gubernur NTT.
Ekspansi Kerja Sama Hingga Timor Leste
Selain penguatan riset domestik, Undana juga memperluas jejaring internasional dengan menandatangani MoU bersama Universidade Católica Timorense, Timor Leste.
Di tingkat lokal, kolaborasi diperkuat melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis yang melibatkan hampir seluruh fakultas di Undana dengan berbagai dinas terkait di wilayah NTT serta PKS Undana bersama PT.Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kupang.
Beberapa poin kolaborasi teknis yang disepakati meliputi: FKKH: Kerja sama kesehatan hewan dengan Dinas Peternakan NTT dan pengembangan ilmu medis dengan mitra Timor Leste.
FKM & FKIP: Fokus pada peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan di Kabupaten Kupang.
Faperta & FPKP: Hilirisasi inovasi pertanian dan peternakan untuk ketahanan pangan daerah dan
FST & FEB: Pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tingkat kabupaten.
“Melalui sinergi lintas sektor ini, Undana memastikan bahwa setiap inovasi akademik yang dihasilkan tidak hanya berhenti di jurnal ilmiah, tetapi menjelma menjadi kebijakan dan program nyata yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat di bumi Flobamora.(*/ER)






