KALABAHI, NUSA FLOBAMORA— Pesona eksotis Kepulauan Alor kini bersiap menyongsong era baru pariwisata masa depan yang lebih bersih. Berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Alor, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kalabahi resmi memperkuat infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sekaligus mengampanyekan gerakan Electrifying Lifestyle di wilayah tersebut pada Kamis (29/10).
Sinergi strategis ini dihadirkan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan konsep pariwisata hijau (green tourism) yang berkelanjutan di seluruh penjuru Alor.
Hadirnya SPKLU di titik-titik strategis diharapkan mampu memberikan kepastian dan kenyamanan akses daya bagi wisatawan, pengelola homestay, pelaku industri perhotelan, hingga penyedia jasa transportasi lokal yang mulai beralih ke kendaraan berbasis baterai.
Dalam sosialisasi yang digelar di Kantor Dinas Pariwisata Alor, PLN memperkenalkan dua kategori fasilitas SPKLU mutakhir:
• SPKLU Roda 4 (R4): Ditujukan untuk mobil listrik dengan opsi pengisian daya tipe AC (Normal Charging) hingga DC (Fast & Ultra Fast Charging) demi fleksibilitas perjalanan wisata.
• SPKLU Roda 2 (R2): Dirancang khusus untuk sepeda motor listrik. Menariknya, fasilitas ini dilengkapi fitur akses QR canggih sehingga bisa difungsikan sebagai sumber listrik serbaguna bagi pelaku UMKM yang berjualan di ruang publik atau pusat keramaian.
Penerapan Electrifying Lifestyle dinilai menjadi kunci krusial dalam menjaga keasrian alam Alor. Dengan beralih ke energi listrik, tingkat polusi udara dan kebisingan dapat ditekan secara signifikan, sehingga keindahan alam Pulau Kenari tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Alor, Soni Lutzina, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah konkret PLN ini. Menurutnya, inovasi ini memberikan dampak ganda yang luar biasa.
“Terima kasih kepada PLN atas kolaborasi yang sangat bermanfaat ini. Inovasi SPKLU tidak hanya memberikan solusi kemudahan mobilitas bagi wisatawan, tetapi juga membawa nilai tambah langsung bagi pelaku UMKM lokal di pusat keramaian. Ini adalah langkah konkret yang mengawinkan kemajuan pariwisata dengan peningkatan kesejahteraan warga,” ujar Soni.
Di sisi lain, Manajer PLN ULP Kalabahi, Yokanan Tri Kurniawan Pamungkas, menegaskan bahwa PLN berkomitmen penuh untuk menjaga keseimbangan antara modernisasi, ekonomi, dan ekologi.
“Melalui penguatan SPKLU R2 dan R4, kami ingin menghadirkan keseimbangan antara kenyamanan wisatawan, kebangkitan UMKM, dan kelestarian alam. Kehadiran SPKLU memastikan udara Alor tetap bersih dan segar, sehingga keindahan wisatanya dapat terus dinikmati secara berkelanjutan,” tutur Yokanan.
Dukungan serupa juga ditegaskan oleh Manager PLN UP3 Kupang, Nikolas Denis Adrian. Ia menekankan pentingnya akselerasi transisi energi di destinasi wisata unggulan Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Ini wujud nyata komitmen PLN mendorong transisi energi hijau. Kami di UP3 Kupang siap mendukung penuh perluasan ekosistem kendaraan listrik di daerah tujuan wisata seperti Alor, agar pariwisata daerah tumbuh kian berdaya saing tanpa mengorbankan kelestarian alam,” tegas Nikolas.
Melalui kemitraan ini, PLN ULP Kalabahi dan Dinas Pariwisata Alor akan terus berkoordinasi secara berkala untuk memetakan titik-titik penempatan SPKLU yang paling efektif, guna mempercepat terciptanya ekosistem wisata berbasis energi bersih di Alor.( *ER)







