KUPANG, NUSA FLOBAMORA—-Senyum warga Desa Oelpuah saat lampu pertama kali menyala jadi bukti paling nyata: energi bersih itu ada dan menggerakkan. Momen haru itu jadi puncak “Media Gathering” bertema “NTT Hijau” yang digelar PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT bersama puluhan sahabat media, Kamis (18/06) di Wisma Alak, Kota Kupang.
Lewat kegiatan ini, PLN UIW NTT ingin mempererat sinergi dengan media sebagai mitra strategis dalam mengawal transisi energi dan pembangunan di Nusa Tenggara Timur.
Rangkaian dimulai dengan kunjungan ke HUB UMKM PLN UIW NTT. Di sini, para jurnalis melihat langsung karya pelaku UMKM binaan PLN: dari tenun ikat Sumba, kopi Timor dan Flores, hingga produk bambu Bajawa. Bukti nyata listrik andal mendorong roda ekonomi kreatif Bumi Flobamora.
Selanjutnya, rombongan menjajal kendaraan listrik menuju PLTS Oelpuah. Tanpa suara dan tanpa emisi, perjalanan edukatif ini memberi gambaran langsung bagaimana energi matahari Kupang diubah menjadi listrik yang menerangi rumah warga.
Puncak acara adalah seremonial _Light Up The Dream_ di rumah Bapak Silvester Meni, RT 02/RW 02 Desa Oelpuah. Sambungan listrik gratis yang menyala bukan hanya menerangi rumah, tapi juga menyalakan harapan keluarga untuk masa depan yang lebih baik.
Kegiatan ditutup dengan sesi capacity building dan fun games penuh keakraban. Tanpa sekat, manajemen PLN dan awak media larut dalam kebersamaan, menguatkan visi yang sama: NTT Hijau, Nusa Terang Tumbuh.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan peran penting media. “Rekan media adalah sahabat dan mitra terbaik kami. Setiap tulisan positif tentang EBT dan transisi energi yang rekan-rekan sebarkan adalah energi bagi kami untuk terus melayani dan menggerakkan NTT,” ujar Eko.
Apresiasi dan kesan positif juga datang dari para jurnalis yang mengikuti kegiatan ini. Makson Saubaki dari media KupangBerita.com mengungkapkan kekagumannya terhadap kepedulian PLN pada sektor riil dan edukasi energi bersih.
“PLN tidak hanya berfokus pada bisnis semata, tetapi juga memberikan perhatian nyata kepada pelaku UMKM lokal di NTT. Selain itu, kunjungan ke PLTS Desa Oelpuah ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi kami mengenai proses pemanfaatan energi matahari menjadi energi listrik,” kata Makson.

Sementara itu, Erni Amperawati dari Nusaflobamora.com membagikan pengalamannya saat mencoba kendaraan listrik (EV) milik PLN selama perjalanan. Menurutnya, mobil listrik menawarkan kenyamanan lebih karena tidak bising dan suspensinya terasa halus.
“Kendaraan listrik ini sangat ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi dan tidak bergantung pada bahan bakar minyak (BBM). Saya berharap masyarakat dapat mulai mempertimbangkan penggunaan kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi yang lebih efisien dan bersih,” tutur Erni.
Senada dengan rekan-rekannya, jurnalis MenasaNews.com, Maria Yusvina Kuma, mengapresiasi sisi kemanusiaan dari program-program sosial PLN NTT, khususnya lewat program sambungan listrik gratis.
“Melalui kegiatan media gathering ini, kami bisa melihat secara langsung bagaimana kontribusi nyata para pegawai PLN dalam membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini belum memiliki akses listrik secara mandiri,” ujar Maria.
Acara ditutup dengan apresiasi doorprize untuk rekan media sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kolaborasi mereka dalam mendukung publikasi program-program kelistrikan di NTT. PLN UIW NTT percaya, menerangi NTT akan paling kuat jika dikerjakan bersama.(*/ER)





