Sinergi Akademisi dan Kepolisian: Undana-Polres Kupang Kolaborasi Ubah Tradisi Miras Menjadi Industri Gula

KUPANG. NUSA FLOBAMORA–Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Kepolisian Resor (Polres) Kupang resmi memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Kupang.

Melalui audiensi strategis yang digelar di Rektorat Undana, Rabu (29/4/2026), kedua institusi sepakat mengintegrasikan riset akademis dengan program kemanusiaan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu poin revolusioner dalam kerja sama ini adalah upaya transformasi sosial terhadap pengelolaan produk lokal.

Undana dan Polres Kupang berkomitmen mengedukasi masyarakat untuk mengubah pola pikir dalam pemanfaatan hasil alam, yakni mengalihkan produksi minuman beralkohol tradisional (sopi) menjadi industri gula lempeng yang lebih produktif dan bernilai ekonomi tinggi.

Riset Berbasis Solusi Sosial

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa kehadiran akademisi sangat krusial untuk memberikan landasan ilmiah dalam setiap kebijakan pembangunan daerah.

Kolaborasi ini akan melibatkan berbagai disiplin ilmu, mulai dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) untuk kajian tata kelola desa, hingga Fakultas Hukum untuk pendampingan legal drafting.

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., (kiri) menerima audiensi Kapolres Kota Kupang di ruang kerjanya, Rabu (29/4)

“Sinergi ini adalah kunci untuk menghadirkan solusi berbasis riset terhadap persoalan riil di masyarakat. Kami ingin hasil penelitian di kampus tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi berdampak langsung pada manajemen desa dan perubahan perilaku ekonomi warga,” ujar Prof. Jefri.

Mendukung Program ‘NTT Penuh Kasih’

Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H., menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Undana sejalan dengan visi Polri dalam program ‘NTT Penuh Kasih’.

Fokus utama kepolisian saat ini adalah memberikan sentuhan kemanusiaan melalui bantuan sosial yang tepat sasaran, seperti bedah rumah, penyediaan sumur bor, hingga perbaikan infrastruktur dasar.

“Keterlibatan Undana melalui lembaga penelitian dan fakultas akan memperkuat program kami. Tujuan akhirnya adalah menciptakan ketertiban melalui kesejahteraan. Jika masyarakat mandiri secara ekonomi, kedamaian dan ketenteraman akan lebih mudah terwujud,” tegas AKBP Rudy.

Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H., menjelaskan rencana kolaborasi dengan Undana
Pendampingan Tata Kelola dan Antikorupsi

Selain pengabdian lapangan, kerja sama ini mencakup penguatan kapasitas perangkat desa. Undana akan menerjunkan tim ahli untuk memberikan pendampingan dalam manajemen desa serta sosialisasi pencegahan korupsi di tingkat akar rumput.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan transparan.

Audiensi ini menjadi titik awal bagi serangkaian riset kolaboratif yang akan memetakan persoalan sosial-politik di Kota Kupang, sekaligus memastikan pembangunan daerah berjalan di atas koridor ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. (Nita/ ER)