OELAMASI. NUSA FLOBAMORA– SMK-PP Negeri Kupang menerima kunjungan studi tiru dari guru-guru SMKN 1 Amfoang Utara dan SMKN 1 Amfoang Tengah, khususnya dari Kompetensi Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia, pada kamis (15/01/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antar-satuan pendidikan vokasi pertanian dalam meningkatkan mutu pembelajaran berbasis praktik.
Kunjungan studi tiru ini diawali dengan sesi pemaparan praktik baik oleh Yusuf Mozes selaku Ketua Kompetensi Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia SMK-PP Negeri Kupang.
Dalam paparannya, disampaikan berbagai strategi pengelolaan pembelajaran berbasis Teaching Factory (TeFa), penerapan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi peternakan ruminansia, serta penguatan karakter dan kewirausahaan peserta didik.
Penjelasan tersebut memberikan gambaran komprehensif tentang bagaimana SMK-PP Negeri Kupang mengintegrasikan teori, praktik lapangan, dan penguatan soft skills secara berkelanjutan.
Selanjutnya, rombongan melakukan kunjungan langsung ke instalasi kandang ruminansia yang dikelola SMK-PP Negeri Kupang.
Pada sesi ini, para guru peserta studi tiru berkesempatan mengamati manajemen kandang, sistem pakan, kesehatan ternak, hingga pencatatan produksi yang diterapkan sebagai bagian dari proses pembelajaran siswa.
Kegiatan ini memperlihatkan implementasi pembelajaran kontekstual yang memungkinkan siswa belajar dari kondisi riil lapangan sekaligus menghasilkan produk dan layanan bernilai ekonomi.
Kegiatan ini juga selaras dengan arahan nasional pembangunan pertanian. Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa penguatan SDM pertanian merupakan kunci kemandirian pangan.
“Pertanian masa depan membutuhkan SDM unggul, adaptif, dan berjiwa wirausaha. Pendidikan vokasi pertanian harus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi tersebut,” tegas Mentan Amran.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa SMK PP memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil.
“Sinergi antar-lembaga pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar lulusan SMK benar-benar siap kerja, siap usaha, dan siap berkontribusi pada pembangunan pertanian,” ujarnya.
Kepala SMK-PP Negeri Kupang, Bogarth K. Watuwaya, dalam sambutannya menegaskan bahwa kunjungan studi tiru ini sejalan dengan semangat penguatan pendidikan vokasi pertanian.
“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya antar-SMK agar terjadi transfer pengetahuan dan praktik baik. Harapannya, kualitas lulusan vokasi pertanian semakin merata dan berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Amfoang Utara, Yusrit Y.E. Nenosono, mewakili kedua sekolah menyampaikan rasa terimakasihnya kepada SMK PP N Kupang karena telah bersedia menerima kunjungan dalam kegiatan ini.
Ia berharap para guru yang ikut dalam kegiatan studi tiru bisa belajar banyak hal dari SMK PP N kupang dan mempraktikkanya ketika kembali ke sekolah masing-masing nantinya.
Selain pemaparan materi dan kunjungan ke instalasi kandang, diskusi bersama menjadi sesi penting berikutnya.
Para guru dari SMKN 1 Amfoang Utara dan SMKN 1 Amfoang Tengah berdialog mengenai tantangan implementasi pembelajaran agribisnis ternak ruminansia di daerah, mulai dari ketersediaan sarana praktik, keterbatasan pakan, hingga kebutuhan peningkatan kompetensi guru.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagi solusi praktis, termasuk peluang kemitraan dan pemanfaatan sumber daya yang ada.
Turut hadir dalam kegiatan ini pengawas SMK dari dinas pendidikan Provinsi NTT, Syahriati dan Welhemfridus Ndiwa, yang memberikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif antar-SMK.
Menurutnya, kegiatan studi tiru seperti ini penting untuk mendorong peningkatan mutu pembelajaran dan penguatan jejaring profesional guru.
“Pengawas sangat mendukung praktik kolaborasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pendidikan,” ungkap syahriati.
Melalui kunjungan studi tiru ini, diharapkan terbangun jejaring kerja sama berkelanjutan antara SMK-PP Negeri Kupang, SMKN 1 Amfoang Utara, dan SMKN 1 Amfoang Tengah.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran Agribisnis Ternak Ruminansia, memperkuat kompetensi guru, serta menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan pertanian dan ketahanan pangan nasional.(*/Rilis SMK PP Negeri Kupang/ER)






