ampera watier

Kementan Cetak Leader Bernasionalisme, Menteri SYL Pesan Tangan Tidak Boleh Kotor

JAKARTA. NUSA FLOBAMORA – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) memaparkan kriteria yang harus dimiliki seorang pemimpin agar mampu menjaga ketahanan pangan. Menurutnya pemimpin yang baik harus mampu melakukan Mitigasi, Adaptasi dan Kolaborasi. “Selain itu kapasitas harus clear, komunikasi, komitmen dan tidak boleh kotor tangannya,” ujar Mentan saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan…

Read More

Tarif Masuk TNK Resmi Diberlakukan, Oknum Warga Yang Ganggu Wisatawan Ditindak Tegas

KUPANG. NUSA FLOBAMORA – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur secara resmi memberlakukan tarif masuk Taman Nasional Komodo dan Pulau Padar sebesar Rp 3,750 juta terhitung sejak tanggal 1 Agustus 2022. Walaupun terjadi aksi penolakan oleh komponen warga di Manggarai Barat terutama pelaku pariwisata, tetapi tarif ini tetap diberlakukan. Pemerintah akan melakukan sosialisasi kepada komponen yang…

Read More

Tingkatkan Kualitas Pelayanan BBPP Kupang Laksanakan Benchmarking ke PPID Kementan

KUPANG. NUSA FLOBAMORA – Demi mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang, sejumlah kegiatan pembenahan telah dilaksanakan. Selain Pemenuhan 14 komponen standar pelayanan publik, peningkatan kualitas SDM Pelaksana Layanan serta Pengembangan inovasi untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan. Selain itu, saran dan masukkan dari masyarakat pengguna layanan serta kepuasan…

Read More

HIPGABI NTT Gelar Kongres Ke -II Pilih Kepengurusan 5 Tahun Mendatang

KUPANG. NUSA FLOBAMORA – Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Provinsi NTT menggelar Kongres ke II untuk memilih kepengurusan 5 tahun yang akan datang. Kongres ini terlaksana berdasarkan Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga HIPGABI. Sedangkan HIPGABI itu sendiri di bawah induk organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia( PPNI). Hal ini dikatakan Ketua Dimisoner…

Read More