Perkuat Karakter dan Moral Peserta Didik, SMK PP Negeri Kementan Laksanakan Pembinaan Rohani

KUPANG, NUSA FLOBAMORA– Pendidikan vokasi menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan sumber daya manusia yang siap kerja dan berkarakter kuat. Di tengah dinamika global dan pesatnya perkembangan teknologi, pembentukan karakter dan moral siswa menjadi aspek yang perlu terus diperkuat agar mampu menghadapi tantangan masa depan secara bijak dan bertanggung jawab.

Menyadari hal tersebut, SMK PP Negeri Kementerian Pertanian menyelenggarakan program pembinaan rohani pada Jumat (2/10/2026) sebagai bagian dari upaya membangun karakter peserta didik yang berintegritas.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya pendidikan karakter dalam pendidikan vokasi.

“Pendidikan vokasi bukan hanya tentang keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan manusia yang berakhlak mulia, berjiwa besar, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Amran.

Ia menambahkan, integrasi nilai-nilai spiritual dalam proses pendidikan akan membekali generasi muda agar tidak hanya ahli di bidangnya, tetapi juga memiliki moral yang kokoh.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.

“Kami melihat pembinaan rohani sebagai strategi untuk memperkuat mental dan karakter siswa agar siap menghadapi tantangan dunia pertanian yang semakin kompleks dan dinamis,” ujar Idha.

Menurutnya, karakter yang kuat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

Di kesempatan yang sama, Kepala SMK PP Negeri Kupang, Bogarth K. Watuwaya, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pembinaan rohani ini.

“Sebagai institusi pendidikan vokasi, kami berkomitmen tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki moral dan karakter yang baik. Pembinaan rohani menjadi salah satu media efektif untuk mencapai tujuan tersebut,” tutur Bogarth.

Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh siswa untuk semakin mendalami nilai-nilai spiritual dan etika dalam kehidupan sehari-hari. “Semoga pembinaan rohani ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pendidikan peserta didik. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi tenaga terampil yang andal, tetapi juga pribadi yang berbudi pekerti luhur dan mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan negeri,” tambahnya.

Dalam kegiatan pembinaan rohani ini, SMK PP Negeri Kementan menghadirkan pemateri yang kompeten di bidangnya untuk memberikan materi inspiratif dan motivasi kepada siswa.

Pendeta Budi Setiawan dari Pelayanan Gerakan Reformed Injili menyampaikan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan spiritualitas dalam membangun karakter.

“Peserta didik harus mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai moral agar menjadi pribadi yang utuh dan mampu memberikan manfaat bagi sesama,” katanya.

Pendeta Budi Setiawan menegaskan bahwa pembinaan rohani bukan hanya tentang ritual keagamaan, tetapi juga proses pembentukan sikap hidup yang menjunjung tinggi kejujuran dan kedisiplinan.(*Rilis SMK PP Negeri Kupang/ ER)