Salah seorang srikandi PLN UIW NTT berinteraksi dan menghadirkan keceriaan bersama anak-anak di lokasi pengungsian pascagempa Flores, di Maumere, Kabupaten Sikka.
MANGGARAI, NUSA FLOBAMORA— Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) turun langsung ke posko terpadu penanganan bencana di Lapangan Pendidikan Barangkalong, Kamis (20/8).
Kehadiran mereka membawa misi kemanusiaan, mempercepat distribusi logistik sekaligus membagikan buku bacaan untuk menghibur anak-anak di tenda pengungsian.
Aksi ini tidak sekadar berfokus pada penyaluran bantuan fisik. Para Srikandi PLN secara khusus meluangkan waktu untuk mendampingi, berinteraksi, dan membaca buku bersama anak-anak.
Langkah ini diambil sebagai upaya pemulihan psikologis (trauma healing) agar keceriaan mereka kembali rekat pascabencana.
Ketua Srikandi PLN UIW NTT, Margarheta Yupukoni, mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian perempuan PLN untuk hadir di garis depan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.
“Kami hadir langsung untuk memastikan penyaluran logistik berjalan lancar. Namun lebih dari itu, kami membawa buku cerita dan edukasi. Kami ingin menghadirkan kembali senyum dan tawa mereka, agar adik-anak kita tetap semangat dan ceria di masa pemulihan ini,” ujar Margarheta.
Inisiatif literasi di tengah pengungsian ini pun disambut hangat. Anak-anak dan para orang tua tampak antusias. Ruang interaksi membaca bersama ini menjadi oase hiburan positif yang efektif mengusir kejenuhan di tenda penampungan sementara.
Sementara itu, General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa komitmen PLN dalam penanganan bencana berjalan secara menyeluruh. Pengamanan infrastruktur dan aspek kemanusiaan harus berjalan beriringan.
“PLN tidak hanya fokus memulihkan sistem kelistrikan agar kembali andal. Kami juga memastikan aspek kemanusiaan dan psikologis warga terdampak ikut terjaga
Melalui Srikandi PLN, dukungan psikososial dan kebutuhan dasar anak-anak menjadi prioritas kami selama masa darurat ini,” tegas Eko.
Untuk memperluas daya jangkau bantuan, Srikandi PLN NTT juga bergerak menyalurkan bantuan ke Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maumere.
Aksi sosial berkelanjutan ini merupakan implementasi dari pilar kepedulian sosial (People Care) PLN. Melalui semangat gotong royong, peran aktif perempuan insan ketenagalistrikan ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus mengembalikan rasa aman dan optimisme bagi masyarakat NTT.(*ER)







