Tanam Serempak 26 Provinsi Dimulai, Kementan Optimistis Produksi Padi Nasional Melonjak

KUPANG,NUSA FLOBAMORA– Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat upaya peningkatan produksi pangan nasional melalui Gerakan Tanam Serempak yang dilaksanakan di 26 provinsi di seluruh Indonesia, Sabtu (18/7/2026).

Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengoptimalkan musim tanam, meningkatkan produktivitas padi, dan memperkuat ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan berkelanjutan.

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kegiatan dipusatkan di Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Penanaman dilakukan di lahan seluas 104 hektare yang terdiri atas 70 hektare lahan optimasi (Oplah) dan 34 hektare lahan reguler.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah strategis untuk menjaga momentum produksi nasional sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan berkelanjutan.

Percepatan tanam dilakukan agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi serta untuk memastikan lahan-lahan yang telah mendapatkan dukungan program pemerintah dapat segera memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan nasional.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan keberhasilan program sangat ditentukan oleh pendampingan penyuluh dan penerapan teknologi pertanian modern di tingkat petani.

“Penyuluh terus mendampingi petani agar teknologi budidaya diterapkan secara optimal. Kami juga melibatkan petani milenial untuk mempercepat transformasi pertanian modern sehingga produktivitas dapat terus meningkat,” kata Idha.

Dukungan juga datang dari SMK PP Negeri Kupang yang menjadi bagian dari pelaksanaan program di lapangan. Kepala SMK PP Negeri Kupang, Bogarth, menyampaikan bahwa sekolah siap mendukung pengembangan pertanian modern sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi para siswa.

“Kami berkomitmen mendukung Gerakan Tanam Serempak melalui pemanfaatan lahan praktik dan keterlibatan siswa dalam budidaya padi. Ini menjadi laboratorium lapangan yang memberikan pengalaman nyata sekaligus mendukung peningkatan produksi pangan di NTT,” ujarnya.

Kegiatan di Kabupaten Kupang turut dihadiri Kepala BBPP Kupang, Kepala BRMP NTT, jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, penyuluh pertanian, serta petani yang tergabung dalam kelompok tani dan gabungan kelompok tani.

Melalui Gerakan Tanam Serempak ini, Kementan berharap produktivitas padi nasional terus meningkat, pemanfaatan lahan pertanian semakin optimal, serta kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, penyuluh, dan petani semakin kuat dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.(*Rilis SMK PP Negeri Kupang/ ER)