BBPP Kementan Sukses Panen Padi di Lahan Tidur, Bukti Optimalisasi Lahan Kering Tingkatkan Produksi Pangan

KUPANG. NUSA FLOBAMORA– Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang, Nusa Tenggara Timur, berhasil menunjukkan terobosan signifikan dalam optimalisasi lahan. Lahan kering seluas ±500 M² yang sebelumnya merupakan lahan tidur di area BBPP Kupang, kini berhasil diubah menjadi sawah produktif dan sukses dipanen. Pemanfaatan lahan kering, yang dikenal memiliki tingkat produktivitas rendah dan ketersediaan air terbatas,…

Read More

BBPP Kementan Dukung Penuh Swasembada Pangan 2025: Ikuti Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Polda NTT di Manulai I

KUPANG. NUSA FLOBAMORA–  Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang turut serta secara aktif dalam upaya percepatan swasembada pangan nasional, khususnya jagung, dengan menghadiri dan berpartisipasi dalam kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV yang diinisiasi oleh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT). Acara penanaman yang berlangsung di lahan kelompok tani di Desa Manulai I, Kabupaten…

Read More

UMK Kembali Lepas 981 Wisudawan/i ke Kampus Masyarakat

KUPANG. NUSA FLOBAMORA– Universitas Muhammadyah Kupang  (UMK) kembali melepas 981 Wisudawan/i angkatan XXXV dan Pascasarjana perdana tahun akademik 2024/ 2025, yang berasal dari 6 Fakultas dan 17 Program studi yang ada di UMK. Pelepasan ini berlangsung dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa yang dipimpin Rektor UMK, Profesor. Dr. Zainur Wula, S.Pd., M.Si pada Selasa (7/10/2025)…

Read More

Peranan B2SA Dalam Mencukupi Kebutuhan Asupan Gizi Balita, Di Wilayah Lahan Kering Kepulauan dan Pariwisata

Kupang, Nusa Flobamora—Provinsi Nusa Tenggara Timur( NTT) merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang angka masalah gizi melebihi melebihi angka Nasional. Berdasarkan indikator BB/U, sebanyak 7,3 persen dan 22,2 persen balita mengalami gizi buruk dan gizi kurang. Untuk menangani gizi buruk dan gizi kurang, Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat( FKM) Universitas Nusa Cendana Kupang, Ana Henny…

Read More